Karena Pergaulan Yang Salah Membuatku Kehilangan Segalanya

Karena pergaulan kehidupanku hancur

“media parno” – Witha, begitu saya panggil gadis berusia 19 tahun ini.
Sekilas wajah nya mirip astis pemeran sinetron jujur kalau gadis penyuka bernyanyi ini memiliki masalah begitu rumit.

Innti persoalan rumitnya masalah Witha sebenarnya ada pada dirinya sendiri.
Bagaimana tidak, pada usianya yang baru menginjak 16 tahun, Witha sudah menjadi pecandu, minuman keras , sekaligus kehilangan kegadisan.


sebelum memulai bercerita panjang lebar mengenai kisah hidup nya kepada “media parno” mari kita like dan share, ya.

Beberapa saat setelah itu,
Witha meminta dibelikan minuman keras. Tetapi teman nya menolak.
Akhirnya kami berangkat memilih bejalan-jalan menuju sebuah tempat yang belum pernah dia datanginya.

Kami bersepakat melanjutkan obrolan keesokan harinya di salah satu tempat tujuan wisata yang terletak di tengah perkebunan teh di lembang.

Pada sekitaran pukul 12.30 WIB kami berangkat bersama, dari tempat kos salah satu nya teman Witha di sekitaran rumah.
Hari ini Witha nempak modis dengan busana dominan hitam dibalut atasan dengan nuansa merah.
Mengenakan sepatu high eels dan tas mungil yang digengam besamaan jaket berwarna hitam.

Witha lahir dari rahim seorang ibu berasal dari daerah jawa barat sedangkan sang ayah yang mantan pereman asal lampung.
bagi ibu Witha, ini adalah pernikahan kedunya, setelah menyandang status janda. Sedangkan bagi ayahnya, ini adalah pernikahannya yang ketiga kalinya.

Witha kecil hidup bahagia bersama kedua orangtuanya. meski tidak berlebihan tetapi keluarga tersebut juga pernah kekurangan. terlebih sang ibu juga bekerja di salah satu tempat perusahaan jahit yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Selama duduk di bangku sekolah dasar Witha relatif tidak bermasalah.
Namun semenjak duduk di bangku salah satu sekolah menengah pertama (SMP) swasta di bandung Witha kecil mulai mengenal kehidupan luar rumah.

Witha pun sejak kelas dua (SMP) minum Juga. jadi setelah berani , Witha juga mulai berani meminum-minuman keras Witha mulai menceritakan sisi kelamnya.

Bahkan menurut Witha, beberapa teman laki-lakinya menjuluki dia sebagai gadis anarkis bukan tanpa alasan, karena sejak duduk di bangku smp, Witha mulai senang berkaroke
Bahkan dia kerap diminta jadi pemandu karoke.

Hingga kini gadis yang memiliki hobi menyanyi dan sering ikut manggung di acara-acara pernikahan ini, terlebih jika dalam kodisi mabuk.
kalau ngga lagi mabuk Witha juga ngga berani tampil di acara-acara.

Teman nyapun meminta agar Witha bercerita mengenai kegadisannya.
Namun ketika di jawab Witha justru memilih bercerita tentang nya.

Menurut Witha penting banget bercerita agar kalian tidak seperti saya.
Tapi Justru penting itu. saya anggap itu penting setelah saya kehilangan (kegadisan) Witha pun bola matanya mulai berkaca-kaca jujur saja, waktu kelas dua itu, bener-bener awal kehancuran saya.

Menurut Witha , sejak awal dia memang lebih menyukai lelaki yang lebih tua. dia mengaku tidak menyukai pacaran dengan teman yang sebaya dengannya. sehingga dia pun memutusakan untuk berpacaran dengan salah satu siswa sekolah teknologi menengah STM swasta di bandung.

Dia begitu baik, dan perhatian Makanya Witha ngga keberatan kesucian Saya direngut. tatapan Witha kosong kearah sebuah kebun teh yang terletak di lembang.

Pernah pada suatu waktu sepulang sekolah, Witha bersama pacar dan teman-temannya pergi ke gunung di bandung.
perbekalan dan minuman keras tidak lupa diabawanya serta.
Usai mabuk-mabukan sayapun di nodai sama pacar dan teman-teman saya singkat cerita kami, pun pulang. dan sesampainya di rumah.
sang ayah pun marah besar. sejak itu pulalah hubungan witha dengan pacarnya mulai renggang, hingga akhirnya jalinan asmara mereka pun kandas di tengah jalan.

Sakit-sakit banget. tapi waktu itu mau ngadu kesiapa ngadu sama orang tua sama aja bunuh diri.

Semenjak kehilangan kegadisannya, witha seperti kehilangan arah hidupnya. ditambah lagi keinginan memiliki alat-alat berkaroke pun tidak digubris oleh orang tua nya.

Bahkan alih-alih membelikanya peralatan nyanyinya justru dipaksa orang tua tinggal di lampung bersama keluarga dari sang ayah.

Witha akhirnya menerima keputusan kedua orang tuanya.
Hitung-hitung menenangkan pikiran begitu alasan witha.

Selama tinggal di rumah saudara dari ayahnya itu, witha memutuskan tidak lagi mau pacaran. namun jika kenyataan pahit tidak menyelesaikan sekolahnya di tempat barunya tinggal itu, hal itu karena witha dituduh gatal karena dianggap mau melayani tingkah ganjen suami bibinya.
Sakit hati banget saya baru kelas dua smp, masa mau melayani lelaki setua itu. Suami bibi lagi.
Asli sakit hati. padahal anak bibi selama bibi jadi TKW tenaga kerja wanita di luar negri itu tinggal di rumah saya dan ngga pernah di beda-bedakan terang witha.

Akhirnya kedua orangtua witha pun memutuskan membawa kembali witha tinggal bersama mereka di bandung. witha sendiri menolak kembali melanjutkan sekolahnya di tempat asalnya tersebut.

Witha telah memutuskan untuk menjadi wanita mandiri dan tidak mau menggantung hidupnya kepada orang lain. saya harus kerja.
Kerja apa aja yang penting halal.
Waktu itu mau masuk pabrik, tapi umurku kan masih 16 tahun.
Jadi mau ngga mau harus malsuin jadi umur 18 tahun. terang witha.

Setelah tiga kali berpindah tempat kerja, witha kini tercatat sebagai tenaga kerja di PT, nyaman ngga nyaman, lagian mau kerja di mna juga sama aja.
kerja di PT, ya begitu-begitu aja.

Tidak lama setelah itu, witha menerima kabar pahit bahwa sang ayah memiliki kecengan baru yang masih ABG.
Membuat sakit hati witha kian dalam.
Sehingga dia pun berpikir manjalin hubungan dengan suami orang.

kecenderungan witha yang selalu mencari lelaki yang lebih tua terus berlanjut.
Sepulang kembali kebandung, witha mengenal iqbal. seorang dokter hewan. Namun karena merasa tidak ada kecocokan, witha akhirnya menolak malanjutkan hubungan. terlebih iqbal mengajaknya pindah ke bali.

Sehabis udahan sama iqbal, saya menjalin hubungan sama banyak lelaki yang udah punya istri..

Saat ini witha menjalin hubungan dengan yudi, seorang pembohong bangunan. namun berbeda dengan sebelumnya, witha mengaku telah melakukan kesalahan karena tidur dengan yudi, sehingga ketika yudi meminjam BPKB motornya untuk mengajukan keridit kebank pun,
Witha rela meminjamkannya,

Ini kesalahan fatal saya, saya nurut aja, karena merasa saya udah ngorbanin lagi sesuatu yang berharga bagi saya. ngga tau sekarang mesti gimana, yang jelas saya semakin merasa ngga berarti.
Saya seperti sudah frustasi dengan semua in.

Di akhir perbincangan, witha setuju bahwa inti persoalan yang dihadapinya adalah ada pada dirinya sendiri. boleh dibilang dia beruntung memiliki keluarga yang begitu menyayanginya.
Tapi sikapnya yang selalu memberonntak kepada orang tuanya sejak kecil membuatnya kini terpuruk dalam penyesalan dan perasaan berdosa.

Lebih jauh witha mengaku, selalain dengan yudi, saat ini dia juga tengah menjalin asmara dengan seorang lelaki yang tengah bekerja di jakarta.ia itu sandi.

Tapi jujur, hubungan ini terasa hampa, kita sering komunikasi walaupun jarang bertemu.
Hubungan kami baik-baik saja. tapi jujur saya ngga yakin dia iklas menerima kondisi saya, sekarang.

Singkat cerita sayapun menikah dengan sandi dan meninggalkan yudi,
Bersukurnya saya bisa memiki sandi dia bisa menerima semua kekurangan saya.

Cerita ini disampaikan oleh Witha kapada “media parno”
apa pun yang ada di benakmu dan yang kamu alami sebagai wanita, jangan bikin kamu minder dan bermuram durja. masa lalu bukan aib yang perlu ditutup-tutupi. buat kamu yang ingin berbagi semua hal tentang kisah-kisah yuk cerita ke “media parno” biarkan orang tahu, kisahmu bisa menghibur bahkan menginspirasi mereka. siapa tahu ketemu jodoh di sini. dari cerita turun kehati.

Make a Comment

Your email address will not be published.

You can make the comment area bigger by pulling the arrow. If you are techie, you can use basic HTML tags and attributes to format your comment.

(required)