Selamat Datang!

Jangan Lupa di Share

Kamu Bisa Dapat informasi apa saja disini

  • kejujuran sepahit apapun lebih baik dari pada kebohongan Kisahku dan kejujuran istriku

    Mungkin bagi sebagian besar pria di Indonesia masalah keperawanan calon istri masih dianggap sebagai hal yang sangat penting bahkan bagi yang pria yang sudah nggak perjaka lagi (egois ya.keperawanan itu dianggap sakral dan merupakan simbol kesucian wanita lalu bagaimana jika calon istri ternyata sudah tidak perawan lagi dan itu baru diketahui setelah hubungan menjadi sangat serius. Mungkin banyak pria yang akan kecewa ketika diharapkan dalam posisi demikian dan tidak jarang yang akhirnya memilih untuk membatalkan niatnya untuk menikah Naum seiring dengan pergeseran nilai-nilai moral dalam masyarakat semakin banyak juga yang tidak terlalu mempedulikan masalah keperawanan calon istrinya.Tapi apakah sesederhana itu pertimbangannya.Hmm Jika saya dihadapan pada situasi seperti itu ada satu hal yang akan saya pertimbangkan. oh yaa saya masih termasuk orang yang mensakralkan keperawanan. Sebagai orang yang masih mensakralkan keperawanan. saya ngga anti sama calon istri yang sudah ngga perawan adal hal yang bisa memupus masa lalu calon istri yang anggaplah ngga sesuai dengan harapan yaitu kejujuran dari calon istri itu sendiri. Karena itu apakah saya mengetahui ketidak-perawanan calon istri dari pengakuannya sendiri. atau malah saya mengetahuinya dari orang lain. menjadi hal yang penting bagi saya sebelum sampai pada tahapan unntuk mengambil keputusan. Kejujuran. mungkin dapat dijadikan sebagai barometer untuk menilai seberapa besar sang calon istri itu ingin membuka dan memperkenalkan dirinya dengan jelas. dengan berani menceritakan masa lalunya. yang tidak sesuai dengan harapan calon suami. maka sesungguhnya.Saya rasa dia tengah berupaya untuk membuka dirinya. agar calon suaminya mengenal betul siapa dirinya itu artinya dia tidak ingin membohongi calon suaminya itu. walaupun ada resiko bahwa dia akan ditinggalkan jika sebelum menikah. dia juga bisa menjadi istri yang lebih dapet dipercaya. Cukupkah sammpai di situ. ya ngga juga.Banyak masalah lain yang juga mesti dipertimbangkan. misalnya karena sebab apa keperawanannya hilang atau seberapa sering hubungan “gitu” dilakukan sebelum dengan calon suami yang sekarang Beda pertimbangannya dong antara calon istri yang hilang keperawannya karena dilecehkan atau di bohongi. yang memang doyan melakukan hubungan “gitu”.. dan menganggap itu sebagai hal yang biasa saja yang sudah umu dilakukan.itu senua tergantung seberapa besar toleransi yang bisa diberikan oleh sang calon suami.Tapi setidak-tidaknya. kejujuran calon istri itu bisa jadi pertimbangan awal sebelum menentukan langkah selanjutnya. Oh ya. kejujuran itu juga mestinya bukan cuma dituntut kepada calon istri tapi juga berlaku bagi calon suami biar adil dan tercipta hubungan saling percaya.. dan ingat lah kejujuran sepahit apapun lebih baik dari pada kebohongan..

  • Dikejar Genderuwo di Jalan Sebelah Jatos Dikejar Genderuwo di Jalan Sebelah Jatos

    Cerita ini benar-benar terjadi di awal tahun 2008,ketika Tigor dan Indra masih kuliah semester 2.Mereka baru saja menyaksikan acara tahunan malang tempo dulu yang digelar di Jalan Ija.Setelah itu mereka berencana untuk ngopi di warungnya Ceu Nur yang terletak di depan kampus poltek bandung.Untuk mempersingkat jarak mereka memutuskan untuk melewati jalan sempit,yang berada di jalan jatos.Warung-warung kumuh tampak berjejeran di sebelah kiri.Terlihat kontras dengan kemegahan jatos yang berada di sebelah kanannya. Tigor : Dra ayo cepetan bawa motornya…!! gelap banget ini Dra..Indra : yaelah selow aja bro,dah ah biasa aja…Tigor : aduh biasa aja gimana..? kamu liat ini kanan kiri gelap semua banyak pohon-pohon gede,aku takut ada setan dra…Indra : Huss…kalo ngomong jangan sembarangan,tar kalo beneran ada baru tau rasa kamuTigor : Udah mending kamu buruan bawa motornya..Indra : Iyaaa…ini masalahnya juga ga keliatan jalannya,gelap.. Disuasana yang cukup buat bulu kuduk merinding ini,motor Indra malah tersendat-sendat dan kemudian mesinnya mati begitu saja.Sementara si Indra berusaha menstater motornya berkali-kali tapi tetap saja gak bisa hidup. Tigor : Duh kenapa lagi ni motormu Dra…!!?? bensin nya habis toh?Indra : Enggak ah.. perasaan tadi masih ada bensinnyaTigor : Lah terus kenapa bisa mogok ini..??Indra : Aku juga gak tau… apa busi nya kali ya..??aku cek dulu deh… Saat Indra mencoba busi motornya Tigor mulai kebelet pipis,dengan tergesa-gesa Tigor berlari ke lahan kosong disebelah kanan jalan untuk menuntaskan rasa kebeletnya.Sambil pipis tigor melihat lahan kosong yang gelap gulita ini,namun tanpa sengaja Tigor melihat sekelebat bayangan hitam tinggi.Seketika jantungnya berdetak kencang dan langsung seketika ia menyelesaikan urusan pipisnya. Tigor : Dra…Dra…tadi pas aku pipis Dra tadi disebelah kanan pohon aku melihat bayangan tinggi hitam Dra.Indra : Masa sihh…??Tigor : Sumpah Dra aku ga bohong…aku liat sendiriIndra : Kayaknya yang kamu omongin itu namanya genderuwo dehTigor : Alaaah masa bodo lahh..mau genderuwo kek mau gatotkaca,yuk kita cabut dari sini…!! Mereka berdua merasa panik dan bingung sendiri dengan keadaan ini.Namun tidak lama kemudian,mereka tercium bau pesing seperti air kencing. Indra : Jancookkk…bener omongan loe Gor katanya kalo genderuwo mau keluar bau pesing kaya gini.Tigor : Udah Dra masukin semua kunci-kuncimu ayo kita cabut dari sini. Karena sudah diselimuti rasa takut mereka memutuskan untuk mendorong motor sial itu ke warung deket jatos.Baru aja Indra memasukan kunci kedalam jok motor,dari arah belakang mereka mendengar suara mengeram. Aaaarrrggggg……….!!!! dengan sekuat tenaga mereka mendorong motor agar secepatnya sampai ke warung dekat jatos. Tigor : Dra kamu kenapa sih liat kebelakang mulu..??emang ada apaan?Indra : Udah ga ad apa-apa cepet bantu dorong.Tigor : Ahh…kamu jangan bohong sama aku Dra.Indra : Udah pokoknya kamu jangan liat kebelakang.Karena rasa penasaran yang begitu tinggi,Tigor memaksakan diri melihat ada apa dibelakang.Tigor : Astagfirullah…Astagfirullah…Dra apa itu Dra…ayo cepetan Dra Sosok yang disebut genderuwo itu ternyata mengikuti mereka dengan langkah cepat.Di tengah kegelapan tampak postur tubuhnya yang tinggi dan mata merahnya yang menyala.Saking takutnya tiba-tiba kaki kanan Tigor tersandung batu dan terjatuh,sialnya si Indra tidak berhenti untuk menolongnya.Indra tetap mendorong motornya dengan kencang dan meninggalkan Tigor yang jatuh tersungkur di jalan yang gelap itu.Sementara dibelakang Tigor sosok itu terus mendekat dan mendekat,Tigor panik dan teriak sekencang-kencangnya. Tigor : aahhh…aahhh…Astagfirullah…Tolong..Toloonggg… Dari jarak sedekat itu mata Tigor dapat melihat wujudnya lebih jelas lagi.Tubuhnya dipenuhi bulu-bulu hitam lebat,kulit mukanya kasar seperti luka bakar,dimulutnya ada taring tajam,kuku-kukunya juga panjang dan matanya merah menyala seperti bara arang yang sedang membara. Tigor : Aaahh…Aaahhh….Aaaaahhhh……Indra : Pak…pak..pak itu teman saya pak.Dra..dra…bangun dra..kamu gak apa-apa kan?Warga : Nak ayo bangun,kamu dah aman makhlik itu udah ga ada.Tigor : Aku dimana ni Dra?genderuwo yang tadi aku lihat mana?Indra : Udah-udah tenang Gor,genderuwo tadi udah ilang. Warga : Nah emang bener disini tu angker sejak dulu,jauh sebelum jatos berdiri.Daerah ini dulunya tuh sekolahan nak,hampir setiap hari siswanya tuh mengalami kesurupan. Indra : Ah beneran pak? Warga : Benerr…meskipun sudah dilakuin yang namanya ngeruwat,udah berkali-kali tetep aja penunggu daerah sini tuh ga mau pergi.Sosoknya kayak genderuwo,mungkin yang mengejar kalian berdua tadi. Indra : Astagfirullah….Warga : Ya sudah…ya sudah ayo kita kembali ke warung,biar aman kalian lewat sini saja deh sama Bapak jangan lewat jalan situ.Indra : Makasih ya pak,ayo gor..gor..bangun kita pulang.

  • Suara Seram Ketawanya kuntilanak

    Jadi begini.Awal ceritanya aku dan adik sepupuku sedang liburan. Tepatnya sih pulang kampung kerumah nenek. Karena biasanya ketika sedang libur sekolah, kami pasti akan ke rumah nenek dan menginap semalam. Rumah nenek aku seperti rumah jaman dahulu, kayak rumah noni-noni belanda dan dibelakang rumah nya ada ladang rambung yang lumayan luas. Jadi singkat cerita karena kami sudah lelah bermain, akhirnya kami memutuskan untuk menonton televisi saja. Saking asiknya nonton, tak terasa hari sudah tengah malam. Aku menoleh kesebelahku, adik sepupuku sudah tidur nyenyak. Karena belum mengantuk, aku tetap lanjut nonton karena filmnya belum selesai. Ketika sedang asik menonton aku seperti mendengar suara cewek tertawa. Suaranya keras dan terdengar seperti disebelah rumah nenekku. Cukup jelas hingga membuat aku mulai merinding. Tapi aku berusaha cuek untuk menghilangkan rasa takut aku. Sialnya, semakin lama suaranya semakin jauh. Ketika itu aku langsung teringat. Katanya kalau suaranya terdengar dekat berarti dia jauh, tapi kalau suaranya terdengar jauh itu tandanya dekat. Dan aku mulai merasa takut banget dong. Aku lihat lagi adik sepupuku. Malah terlihat semakin nyenyak. Mau aku bangunin, tapi aku gak tega juga. So, aku langsung meringkuk kaki disampingnya. Sambil gemetaran karena ngebayangin gimana jika hantu ada disebelahku. Tak terasa aku pun ketiduran. Hingga dipaginya aku langsung cerita deh sama nenek dan adik sepupuku. Ya tentu mereka kaget mendengarnya. Hari itu juga aku langsung mutusin untuk pulang kerumah. Karena aku gak siap untuk mendengar suara itu lagi. Dan sesampai nya dirumahku suara itu malah terdengar lagi, bahkan suara itu terdengar lebih jelas di telingaku, aku mulai tidak nyaman dengan keadaan kaya gini, aku buru-buru keluar dari kamarku dan lari menuju kamar ibuku. Setelah di kamar ibuku, papahku melihat sosok perempuan yang sedang mengikutiku, dan segera papahku membacakan do’a do’a agar sosok perempuan itu menghilang dari kehidupan ku, karena papahku itu bisa dibilang orang pintar di daerah nya. Setelah kejadian itu aku tidak berani tidur di kamarku sendirian lagi, hampir dua bulan lamanya aku tidur bersama ibuku.

  • DI DATANGI POCONG SETELAH KEHILANGAN KEPERAWANAN DI DATANGI POCONG SETELAH KEHILANGAN KEPERAWANAN

    Nama gua Cindy, gua mahasiswi di salah satu kampus di jakarta. Gua menceritakan kejadian waktu gua masih di bangku sekolah. Sekolah gua salah satu yang berada di Bandung, dan memang dari awal masuk gua sudah mendengar desas desus dari cerita yang beredar di beberapa teman gua kalau ada seorang laki-laki yang naksir sama gua, tapi saat itu gua hiraukan karena malu dan gua masih anak baru di sekolah itu. Singkat cerita gua dan cowo yang naksir sama gua udah mulai dekat setelah beberapa bulan kita satu kelas, walaupun dari sejak awal masuk dia sudah dikenal banyak kasus di sekolah. Sedangkan beberapa teman ku yang lain yang diam-diam menghanyutkan karena dari dulu mereka orang yang pendiam namun nilai selalu bagus. Setiap istirahat pasti selalu saja sama mereka, sebut aja meraka Rey cowo yang suka sama gua, Anisa dan Fanny cewe yang selalu bareng sama gua. Pagi itu jam 9 Rey dan Andre ke tempat gua di paling depan “Cindy, diem aja loe?” pertanyaan gabut dari Rey. “Kenapa emangnya, ribet banget!?” jawab gua. “Hadeh, cewe kayak lu ribet emang dikit-dikit marah, PMS lu yak?” Jawab rey “BERISIK!” Gua ngomel karena males dengerin dia. “Dah Rey, jangan ganggu! Kita ke kantin aja lu laper kan?” Andre langsung memalingkan suasana dan bagusnya Rey langsung mengiyakan. Beberapa waktu kemudian bel sekolah pun berbunyi untuk lanjut jam pelajaran hingga istirahat sekolah ke 2. Di istirahat ke 2 ini jam 12 sekaligus untuk sholat dzuhur untuk jam pulang gua sendiri kita pulang jam 2 siang. tiba-tiba Anisa dan Fanny nyamper ke gua “Cin, ke kantin yuk abis itu sholat?” Ajak Anisa. “Gak ah, gua gak ke kantin masih kenyang” jawab gua dengan males. Hingga pas pulang gua ketemu mereka bertiga lagi dan mereka bener-bener serius ngajak gua ngobrol dan ini buat gua gak masuk di akal. “Rei! Gua mau nagajak lu hari Sabtu ke sekolah buat nginep, mau gak?” Tanya Anisa. (Sabtu ke sekolah? ngapain Batin gua heran. “Kita temenin si Andre sama pacar loe” kata Anisa. “Yaelah! gak gua banget! Ogah gua” jawab gue dengan males “Dari pada lu belajar mulu, sesekali lah, ok?” Tanya Anisa “Gua izin ibu dulu.” Jawab gua dengan datar. “Ok, SIP hari Jumat jan lupa kabari gua ya?” Tanya Anisa “Ya kita liat aja nanti”. karena rumah gua dan mereka berdua beda gua akhirnya berpisah karena beda komplek. Sesampai di Rumah gua langsung cari mama gua untuk cari alasan agar dapat izin gua bilang kalau hari sabtu ada kegiatan sekolah untuk jurit malam, karena kalau untuk masalah kegiatan sekolah mama gua selalu kasih jalur hijau. “mah, aku mau ikut jurit malam yah sama anak pramuka ma hari Sabtu, boleh gak?” mama gua pun menjawab “ya udah tapi yang bener lho jangan bercanda sama pacaran!” Untuk urusan pacaran sendiri mama gua melarang karena bisa ganggu fokus gua tapi di sini gua gak tau tujuan asli mereka apa yang memungkinkan adalah mereka ngajak gua buat ngeliat Rey sama Andre. “Iya mah aku janji.” Sampai ke hari Jumat di mana pagi-pagi mereka udah nanyain gua dan gua bilang ‘ya’ ke mereka dan kebetulan mereka langsung bilang ke Rey dan Andre kalau gua ikut nanti hari sabtu Sampai lah ke hari sabtu, mereka langsung nyamperin ke rumah gua untuk bantu persiapan dan bantu izin lagi ke ortu gua biar makin percaya kalau hari ini ada acara di sekolah. Kita berangkat dari rumah gua sore hari, dan kita langsung menuju ke rumah Rey untuk menyimpan barang-barang yang tadi gue bawa. “biar engga ribet” kata Anisa. Singkat cerita kita sudah berada di sekolah dan kita berangkat dari rumah Rey jam 8 malam tadi, setelah selang berepa Rey bilang kalau kita kesini itu untuk mencoba memanggil POCONG di gudang belakang. gambar 1 Sotak gua pun kaget ketika Rey bilang begitu, tapi akhir nya gua setuju dengan apa yang dia bilang mungkin karena gua penasaran apa bener yang mereka bicarakan itu atau cuman alasan Rey doang buat cari alasan agar bisa dekat gua. “kita bagi 2 tim yah” kata Anisa “Loe Cindy sama Rey, gua bertiga yaah” Tegas Anisa “TERSERAH loe dah!! AWAS jangan sampe kerasukan loe yah BANGS*T” Kata gua dengan nada kesal. Kita pun akhir nya berpisah, gua sama Rey ke arah belakang, meraka ke arah gedung olahraga. Singkat cerita gua sama Rey sampai di Gudang belakang sekolah disana banyak sekali barang yang sudah gak terpakai dan suasana yang cukup merinding dan udara yang sangat lembab. Ketika kita masuk dan gua kaget karena Rey yang dari tadi diam di depan gua teriak kencang sekali. “Ada apa Rey?” Tanya gua. “ HAHAHAHAHA loe takut yah Cindy” kata Rey.“SIALAN loe ANJI*G, gua kagak takut gua cuman kaget denger loe teriak kaya tadi BANGS*T” Kata gua dengan nada kesal dan gua pukul dia langsung. Karena dari tadi kita tidak nemuin apa-apa akhir nya kita istirahat sebentar dan dari situ Rey tiba-tiba pegang tangan gua dan terus di bilang kalau dia suka sama gua dari pertama kita masuk sekolah. Gua pun mengiyakan apa yang dia bilang yaaaaa walaupun gua juga sebenernya ada rasa sih sama dia. Selang beberapa kita pacaran Rey terus diam dan seperti ada yang mau dia bicarakan, dan gua Tanya “kenapa loe Rey?”Setalah gua bertanya itu Rey tiba-tiba langsung pegang muka gua dan dia langsung CIP*K gua, dan gua pun langung terangsang dan peluk dia, dan dia mulai meraba-raba TOK*ET “Cindy, Kita ng*w* yuk?” Tanya Rey Karena sudah mulai TERANGSANG gua pun mengiyakan ajakan dia dan tidak berfikir apapun Rey mulai meraba dan melepaskan baju dan celana ku, terus tangan ku pun ikut memegang sesuatu yang berada di dalam celana Rey dan ngac**g. Rey terus meraba bagian bawah gua dan memasukan jarinya perlahan-lahan. Mungkin pertama kali nya gua ngelakuin beginian dan emang benar terasa sakit banget dan mulai berdarah. Setelah kita bener2 ke enakan melakukan itu ketika aku terbaring di atas meja seakan ada seseorang yang terus memperhatikan kita di dekat jendela dan benar saja ketika gua liat ke jendela, gua liat sesosok baju putih dengan muka hitam dan mata merah menyeringai ke gua. gambar 2 Sontak

  • Sosok Sosok Yang MengikutiKU

    Runpilgrim.com, Ini adalah kisah yang aku alami disaat aku masih duduk dikelas tiga SMP,tepatnya di semester terakhir aku bersekolah. Aku bisa dibilang murid yang sangat suka dengan banyak kegiatan. Karena menurutku dengan begitu aku dapat memiliki banyak teman dan juga pengalaman baru, sekaligus tidak merasa bosan. Pada saat itu aku akan mengikuti pertandingan marching band di Jakarta dan akupun harus merelakan ujian susulan demi ikut pertandingan itu. Senang sekali karena bisa ngerasain pergi ke Ibu kota indonesia, hehehe Ketika kami tiba di Jakarta, hari itu sudah malam dan kami langsung berangkat menuju hotel menggunakna bis. Waktu itu kami menginap di hotel ( gak perlu aku sebutin deh yah nama hotel nya ). Aku cuma mau kasih tau kalau hotel itu lokasinya di Jakarta pusat. Begitu sampai di hotel panitia pun langsung meminta kunci kepada pihak hotel dan membagikannya kepada kami. Setelah itu kami mencari kamar masing-masing. Aku kebagian kamar di lantai dua. Mulanya sih kita semua nyaman-nyaman saja. Sarapan pagi, latihan,makan siang, dan makan malam dengan nikmat dan seru. Namun kenyamanan itu sirna di hari ketiga kami menginap di hotel itu. Salah satu temanku yang menginap di lantai tiga bercerita. Semalam dia melihat kain putih melayang dikoridor lantai tiga. Mulanya kami tidak percaya. kami mengira dia hanya bercanda dan menakut-nakuti kita semua. Tapi lama kelamaan temenku yang lain juga ada yang melihatnya. Aku sempat merasa takut tetapi aku mencoba berfikir positif. Yang penting hantu itu tidak menunjukan wujudnya padaku. Hari yang kami nanti pun tiba. Kami mengikuti pertandingan dengan lancar. Walaupun agak sedikit kecewa karena tidak bisa memenangkan juara. Esok harinya sebelum ke bandara kami jalan-jalan sebentar buat refresing. Sebelum meninggalkan hotel kami pergi ke mall. Aku sempat membuat lelucon dengan berkata : “BYE HANTU….KAMI PULANG YAHH. JANGAN IKUTIN KAMI YAH.KAMU JAGAIN AJA DISINI.” Lelucon itu membuat salah satu temanku marah.Karena menurutnya gak baik membuat lelucon seperti itu. Kami tiba di Bandara Polonia-Medan di sore hari.Lalu kami menaiki bis untuk melanjutkan perjalanan. Pada saat itu aku bersama salah satu temanku turun dari bis untuk membeli minuman. Ketika kami berjalan untuk membeli minuman yang kebetulan di sebuah warung dipinggir jalan, aku mendengar seperti ada yang memanggilku. Entah itu tertuju padaku atau temanku. Suaranya terdengar seperti ini “HEYY, KEMARI..” Kulihat temanku dia terlihat biasa saja. Dia terlalu santai seakan tidak mendengar apapun. Ternyata benar,ketika kutanya dia memang tidak mendengar apapun dan malah memarahiku karena membuatnya takut. Kulihat situasi di sekitarku,lumayan sepi sih.Mungkin karena sedang maghrib.Kendaraan di jalanan juga terlihat lengah. Suara itu terus saja terdengar,sesekali seperti berbisi,halus dan membuatku merinding. Sudah sangat ketakutan, aku langsung menarik temanku untu segera kembali ke bus. Perjalan kami menuju rumah cukup lama karena banyak berhentinya. Aku tiba dirumah pada pukul 12 malam.Ayahku menunggu du depan lorong rumahku, dan ibuku pun masih setia menungguku. Begitu sampai dirumah, aku langsung ke kamar mandi untuk cuci tangan,kaki dan membasuh wajahku. Setelah itu aku langsung masuk ke kamarku. Aku terlelap tanpa mengganti baju karena aku bena-benar kelelahan. Keesokan harinya pada saat aku mau kedapur untuk mengambil minuman,ibuku berkata, “SEMALAM KAKAK BAWA TEMEN ?” Tentu aku kebingungan. “TEMEN SIAPA ? KAKAK CUMA SENDIRI MAH.” Jawabku. “BUKAN TEMEN YANG SEPERTI ITU, TAPI TEMEN YANG KASAT MATA KAK.” Akupun baru paham. Kata ibuku semalam setelah aku dari kamar mandi, ibuku mau menutup pintunya. Namun pintunya terasa sangat berat.Ibuku sampai kualahan untuk menutupnya. Tapi tiba-tiba saha pintu itu seperti ada yang mendorong dari dalam sehingga membuat ibuku jatuh terpental kelantai. Ibuku juga menunjukan bekas lebamnya. Pada saat itu aku berfikir, apa karena aku membuat lelucon seperti itu sehingga si hantu marah dan mengikutiku ? Sejak saat itu aku berjanji tidak akan berlaku bodoh lagi. Dan perhatian jangan lah kau berbicara terlalu frontal di tempat apa saja karena di sesuatu tempat pasti ada penghuni nya, kehidupan makhluk seperti itu hampir sama dengan kehidupan manusia.